Lelucon Terlucu di Dunia

Posted on Sabtu, 21 April 2007. Filed under: kepribadian, kognitif, lintas budaya | Tags: |

gambar diambil dari clear.msu.edu“Garing nih!”

“Basi ah!”

“Jayuz loe!”

Tak jarang respon yang tidak diharapkan tersebut diungkapkan oleh teman (atau siapapun) saat kita sedang menceritakan sebuah lelucon yang kita anggap lucu. Lalu timbul pertanyaan, apa sih lelucon yang bisa dianggap lucu oleh semua orang? Apakah setiap orang mempunyai preferensi lelucon yang berbeda-beda? Tidak hanya kita, namun Dr. Richard Wiseman, seorang psikolog dari University of Hertfordshire pun mengajukan pertanyaan yang sama. Bekerjasama dengan British Association for the Advancement of Science, ia mendirikan sebuah laboratorium online untuk mencari tahu ‘lelucon terlucu di dunia’. Selama setahun website tersebut menerima masukan dari 2 juta lebih pengunjungnya mengenai lelucon favorit mereka yang mencapai 40.000 entry, juga informasi diri tambahan untuk melihat perbedaan kewarganegaraan dan gender dalam preferensi lelucon.

Pada Desember 2001, Laugh Lab mengumumkan hasil utamanya, yaitu lelucon terlucu di dunia:

A couple of New Jersey hunters are out in the woods when one of them falls to the ground. He doesn’t seem to be breathing, his eyes are rolled back in his head. The other guy whips out his cell phone and calls the emergency services. He gasps to the operator: “My friend is dead! What can I do?” The operator, in a calm soothing voice says: “Just take it easy. I can help. First, let’s make sure he’s dead.” There is a silence, then a shot is heard. The guy’s voice comes back on the line. He says: “OK, now what?”

Lelucon ini dikirimkan oleh Gurpal Gosall, 31, seorang psikiater dari Manchester, UK. Menurut Dr. Wiseman, lelucon ini lebih mempunyai daya tarik universal dibandingkan yang lain karena memenuhi 3 alasan: (1) membuat kita merasa lebih superior dari si subyek lelucon (si pemburu), (2) mengurangi dampak emosional dari kejadian yang seharusnya menimbulkan kecemasan (matinya si pemburu), dan (3) mengejutkan karena adanya semacam ketidaksesuaian (kesalahpahaman teman si pemburu dengan operator). Begitu pula lelucon yang menempati urutan kedua:

Sherlock Holmes and Dr Watson go on a camping trip. After a good dinner and a bottle of wine, they retire for the night, and go to sleep.

Some hours later, Holmes wakes up and nudges his faithful friend. “Watson, look up at the sky and tell me what you see.”

“I see millions and millions of stars, Holmes” replies Watson.

“And what do you deduce from that?”

Watson ponders for a minute.

“Well, astronomically, it tells me that there are millions of galaxies and potentially billions of planets. Astrologically, I observe that Saturn is in Leo. Horologically, I deduce that the time is approximately a quarter past three. Meteorologically, I suspect that we will have a beautiful day tomorrow. Theologically, I can see that God is all powerful, and that we are a small and insignificant part of the universe. What does it tell you, Holmes?”

Holmes is silent for a moment. “Watson, you idiot!” he says. “Someone has stolen our tent!”

Dari data diri yang diberikan para respondennya, Dr. Wiseman juga mengurutkan ‘10 negara paling lucu’, dilihat dari rating lelucon yang mereka berikan. Di peringkat pertama adalah Jerman, diikuti dengan Prancis, Denmark, Inggris, Australia, Irlandia, Belgia, Amerika Serikat, Selandia Baru, dan Kanada. Lalu Dr. Wiseman melihat perbedaan preferensi lelucon antar negara-negara tersebut. Orang Irlandia, Inggris, Australia, dan Selandia baru mempunyai preferensi kuat terhadap lelucon yang menggunakan permainan kata, seperti:

Patient: “Doctor, I’ve got a strawberry stuck up my bum.”

Doctor: “I’ve got some cream for that.”

Sementara orang AS dan Kanada lebih menyukai ejekan dimana ada perasaan superioritas, entah karena subyek terlihat bodoh atau ‘dibodoh-bodohi’ orang lain:

Texan: “Where are you from?”

Harvard grad: “I come from a place where we do not end our sentences with prepositions.”
Texan: “Okay – where are you from, jackass?”

Banyak orang Eropa daratan, seperti Prancis, Denmark, dan Belgia, memilih lelucon yang bersifat surreal,

An Alsatian went to a telegram office, took out a blank form and wrote:
“Woof. Woof. Woof. Woof. Woof. Woof. Woof. Woof. Woof.”
The clerk examined the paper and politely told the dog: “There are only nine words here. You could send another ‘Woof’ for the same price.”
“But,” the dog replied, “that would make no sense at all.”

…dan lelucon yang bersifat menertawakan topik-topik yang biasanya menimbulkan kecemasan, seperti contoh berikut:

A patient says: “Doctor, last night I made a Freudian slip, I was having dinner with my mother-in-law and wanted to say: “Could you please pass the butter.” But instead I said: “You silly cow, you have completely ruined my life.”

Namun Jerman merupakan perkecualian yang unik. Mereka tidak mempunyai kecenderungan ke arah lelucon manapun, sehingga mereka menganggap lucu berbagai macam jenis lelucon dan menempati urutan pertama.

Berikut adalah lelucon yang menempati urutan teratas di sebagian negara-negara tersebut:

Inggris

A woman gets on a bus with her baby. The bus driver says: “That’s the ugliest baby that I’ve ever seen. Ugh!” The woman goes to the rear of the bus and sits down, fuming. She says to a man next to her: “The driver just insulted me!” The man says: “You go right up there and tell him off – go ahead, I’ll hold your monkey for you.”

Amerika Serikat

A man and a friend are playing golf one day at their local golf course. One of the guys is about to chip onto the green when he sees a long funeral procession on the road next to the course. He stops in mid-swing, takes off his golf cap, closes his eyes, and bows down in prayer. His friend says: “Wow, that is the most thoughtful and touching thing I have ever seen. You truly are a kind man.” The man then replies: “Yeah, well we were married 35 years.”

Kanada

When NASA first started sending up astronauts, they quickly discovered that ballpoint pens would not work in zero gravity. To combat the problem, NASA scientists spent a decade and $12 billion to develop a pen that writes in zero gravity, upside down, underwater, on almost any surface including glass and at temperatures ranging from below freezing to 300 C. The Russians used a pencil.

Australia

This woman rushed to see her doctor, looking very much worried and all strung out. She rattles off: “Doctor, take a look at me. When I woke up this morning, I looked at myself in the mirror and saw my hair all wiry and frazzled up, my skin was all wrinkled and pasty, my eyes were bloodshot and bugging out, and I had this corpse-like look on my face! What’s WRONG with me, Doctor!?”

The doctor looks her over for a couple of minutes, then calmly says: “Well, I can tell you that there ain’t nothing wrong with your eyesight….”

Belgia

Why do ducks have webbed feet?

To stamp out fires.

Why do elephants have flat feet?

To stamp out burning ducks.

Jerman

A general noticed one of his soldiers behaving oddly. The soldier would pick up any piece of paper he found, frown and say: “That’s not it” and put it down again. This went on for some time, until the general arranged to have the soldier psychologically tested. The psychologist concluded that the soldier was deranged, and wrote out his discharge from the army. The soldier picked it up, smiled and said: “That’s it.”

Selain itu, Dr. Wiseman juga melihat hubungan kompleksitas lelucon dengan seberapa pandai seseorang membuat tebakan (estimates). Hasilnya menunjukkan bahwa orang-orang yang pandai dalam menebak lebih menyukai lelucon yang kompeks seperti,

A scientist and a philosopher were being chased by a hungry lion. The scientist made some quick calculations, he said “its no good trying to outrun it, its catching up”. The philosopher kept a little ahead and replied ” I am not trying to outrun the lion, I am trying to out run you”!

Sedangkan mereka yang tidak begitu pandai dalam menebak lebih menyukai lelucon yang ‘langsung’ (straightforward), seperti ini:

Which day of the week do fish hate?…….

Fry-Day.

Hal lain yang bisa dilihat dari penelitian ini adalah adanya perbedaan gender dalam preferensi lelucon. Laki-laki terlihat lebih menyukai lelucon yang agresif, menunjukkan superioritas dan agak sedikit porno, sementara perempuan lebih menanggap lucu lelucon yang lebih kompleks dalam bahasa dan menggunakan permainan kata, suatu hasil yang menurut Dr. Wiseman menunjukkan perbedaan cara kerja otak yang bersifat genetis dengan pembedaan gender oleh masyarakat yang bersifat lingkungan berpengaruh pada preferensi lelucon.

Beberapa lagi hasil yang menarik:

  • Disertakannya lelucon yang diciptakan oleh komputer milik Edinburgh University dalam voting sebagai tes AI (Artificial Intelligence), lelucon berikut rata-rata dinilai buruk (”What kind of line has sixteen balls? A pool cue!”), sementara satu lelucon lagi dinilai dengan rata-rata baik (“What kind of murderer has moral fibre? A cereal killer.”)
  • Laughlab menghitung rata-rata kata dalam setiap lelucon yang masuk, dan menurut perhitungan, lelucon yang ideal (dianggap paling lucu) mempunyai 103 kata; lelucon terlucu di dunia (kisah dua pemburu) sendiri mempunyai 102 kata.
  • Beberapa lelucon menggunakan binatang sebagai tokohnya. Laughlab menemukan bahwa lelucon yang menggunakan bebek dinilai lebih lucu dibandingkan lelucon yang menggunakan binatang lain.

Sumber:

Laughlab

World’s Funniest Joke (wikipedia entry)

Computer crack funnier than many human jokes

Make a Comment

Make A Comment: ( 16 so far )

blockquote and a tags work here.

16 Responses to “Lelucon Terlucu di Dunia”

RSS Feed for POPsy! - Jurnal Psikologi Populer Comments RSS Feed

Joke terlucu buat orang Indonesia gak ada yah. :)

prasojo
Kamis, 26 April 2007

@prasojo:
Wah, sayangnya nggak ada tuh Mas. Mungkin tahun segitu (2001) publikasinya masih kurang di jagat per-internet-an Indonesia, jadi nggak ada yang ikut ngirim jokes n ngevote dari sini. Kalo ada yang tertarik buat bikin versi Indonesia-only-nya, monggo…

Catshade
Kamis, 26 April 2007

Kebanyakan joke di Indonesia cuma di-translate doang sama diganti nama karakternya.

D:

zhanzhe
Sabtu, 28 April 2007

Ma suka yang Watson sama Sherlock Holmes,, hehehehehe,, :)

Rizma Adlia
Sabtu, 28 April 2007

paling suka ma lelucon pertama, tentang 2 pemburu. Jadi ingat pas masa SMP dulu, sering baca “Irlandia huahaha”, pernah baca? Kalo dipikir-pikir sih, content-nya seperti menghina orang Irlandia hehe menurut stereotype sih orang Britania Raya yg paling bego mang orang Irlandia hehe

Sayang yah di Indonesia masih susah nerima joke kaya gitu, masih slapstick. Tukul “Empat Mata” salah satunya. tp mang lain2 selera jg

gerry
Rabu, 16 Mei 2007

Joke terlucu untuk orang Indonesia lihat ini. lihat ini

Al Jupri
Rabu, 16 Mei 2007

Joke terlucu untuk orang Indonesia lihat ini

mathematicse
Rabu, 16 Mei 2007

jadi, lucu itu relatif?
Haduh…
Makin banyak aja hal2 yang rekatif di dunia ini.

dnial
Rabu, 16 Mei 2007

@zhanze:
Nggak juga ah, banyak juga joke asli Indonesia yang lucunya asli.

@rizma:
Karena udah terlalu sering denger sebelumnya, saya malah udah nggak nganggep itu lucu lagi.

@gerry:
Orang Indonesia memang masih susah menertawakan diri/golongan sendiri, apalagi u/ hal2 yg sensitif kyk agama ato ras. Tapi ada juga jokes2 ‘rasis’ (misalnya ttg Batak, Madura, Jawa) yang cukup sukses beredar. Atau sudah pernah denger joke ‘pendeta naik haji & pak haji mbaptis pendeta”?

@al jupri, mathematicse;
Lho, kok server not found? URLnya bener gak itu Mas?

@dnial:
Lucu memang ada segi relatifnya, tapi juga ada segi universalnya kok. Anatomi lelucon yang jadi pemenang itu, menurut saya, bisa jadi barometer umum untuk bisa mengatakan sesuatu lucu ato gak.

Catshade
Kamis, 17 Mei 2007

DI INDONESIA GAK ADA JOKE, YANG ADA LAWAK, BANYOLAN ATAU BAHKAN DAGELAN MAS…

ABUYA
Minggu, 17 Juni 2007

huahahahahaha *mukul2 meja*
lucu!! lucu!! :lol:
tpi ga ngerti joke selera orang eropa daratan ^^ jerman apalagi,, he he :P

saRa yang mau tidur~
Senin, 18 Juni 2007

APA KATA CEWEK TENTANG COWOK

Cowok ganteng punya cewek cantik
’Serasi banget, seperti Pangeran dan Cinderella’
Cowok Jelek punya cewek cantik
’Brapa duit habis buat mbah dukun ?’

Cowok ganteng naik mobil bagus
’Gile …. Keren abizz , serasi sama orangnya’
Cowok jelek naik mobil bagus
’Mas, juragannya mana ?’

Cowok ganteng ga lulus ujian
’Oooo…. I’ll be your shoulder to cry on’
Cowok jelek ga lulus ujian
’Sudah layak dan sepantasnya …..’

Cowok ganteng pencopet
’ Kesian Nyokap-nya lagi opname’
Cowok jelek pencopet
’Lha iya lha ….. tampangnya aja mewakili’

Cowok ganteng miskin
‘Ga ada manusia yang sempura’
Cowok jelek miskin
‘Maaf ya ……. lahir bathin’

Cowok ganteng kaya
’Disuruh apa aja gua mau’
Cowok jelek kaya
’Bokapnya pejabat tinggi pajak, kasihan bangsa gua’ APA KATA DUNIA.

Cowok ganteng doyan gossip
’ Abad 21 gitu lho ….’
Cowok jelek doyan gossip
’emang dia terlahir untuk itu’

Cowok anteng pintar
’Jaminan tuch untuk hari tua’
Cowok jelek pintar
’Pasti bapaknya Batak, ibunya robot’

LUCU KAH ?

Boelanyoenk
Selasa, 4 Desember 2007

lucu tapi lucu2an, ga natural. imitasi, dibuat-buat.
kembali ke… wordpress.

riska
Minggu, 24 Februari 2008

bingung gwr,,bacanya

sdf
Jumat, 9 Mei 2008

lucu juga ya,, suatu humor itu bisa dibilang lucu ama satu orang,, tapi dibilang garing ma yang laen…

nda
Jumat, 30 Mei 2008

Cool!! Tapi lelucon terlucu di dunianya malah rada ’serem’ ya.. Psikopat gitu temennya :mrgreen:

ManusiaSuper
Senin, 30 Juni 2008

Where's The Comment Form?

  • Kutipan

    "Everything that irritates us about others can lead us to an understanding of ourselves." - Carl Gustav Jung

  • Berlangganan

  • Jangan Asal Copy Paste

    Biasakan untuk selalu menyertakan alamat POPsy! dan sumbernya ketika menyalin-ulang sebagian atau seluruh artikel di sini.

  • Patut Dibaca Juga

  • Pelanggan

  • Telah Dibaca

    • 175,995 kali

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...