Membaca Pikiran Orang Lain Dalam Kehidupan Sehari-hari
Banyak anggapan bahwa membaca pikiran adalah pekerjaan seorang psikolog, paranormal atau bahkan dukun. Namun, percaya atau tidak, dalam kehidupan sehari-hari, anda semua adalah seorang pembaca pikiran. Sebab, tanpa kemampuan untuk mengetahui pikiran serta perasaan orang lain, kita semua tak akan mampu menghadapi situasi sosial semudah apapun. Dengan membaca pikiran, kita dapat membuat perkiraan tentang tingkah laku seseorang lalu membuat kita dapat menentukan keputusan berikutnya.
Jika kita melakukan pembacaan ini dengan buruk, dampaknya bisa serius: konflik bisa saja terjadi akibat kesalahpahaman. Contoh yang nyata kesulitan mengenali pikiran dan perasaan orang lain—mindblindness, dapat dilihat pada penyandang autisme, dimana ketidakmampuan tersebut menjadi suatu kondisi yang mengganggu.
Kemampuan membaca pikiran ini, yang oleh William Ickes—profesor psikologi di University of Texas, disebut sebagai emphatic accuracy.
Darimana asalnya?
Kemampuan (terbatas) kita untuk membaca pikiran menurut Ross Buck–profesor Communication Sciences di University of Connecticut, memiliki sejarah yang amat panjang. Dikatakannya bahwa, melalui jutaan tahun evolusi, sistem komunikasi manusia berkembang menjadi lebih rumit saat kehidupan juga menjadi lebih kompleks. Membaca pikiran lantas menjadi alat untuk menciptakan dan menjaga keteraturan sosial; seperti membantu mengetahui kapan harus menyetujui sebuah komitmen dengan pasangan atau melerai perselisihan dengan tetangga.
Kemampuan ini sendiri muncul sejak manusia dilahirkan. Bayi yang baru lahir lebih menyukai wajah seseorang dibandingkan stimulus lainnya, dan bayi berusia beberapa minggu sudah mampu menirukan ekspresi wajah. Dalam 2 bulan, bayi sudah dapat memahami dan berespon terhadap keadaan emosional dari pengasuhnya. Nancy Eisenberg, profesor psikologi di Arizona State University dan ahli dalam perkembangan emosional, menuturkan bahwa bayi berusia 1 tahun mampu mengamati ekspresi orang dewasa dan menggunakannya untuk menentukan tingkah laku berikutnya. Lanjutnya, bayi usia 2 tahun mampu menyimpulkan keinginan orang lain dari tatapan matanya, dan di usia 3 tahun, bayi dapat mengenali ekspresi wajah gembira, sedih atau marah. Saat menginjak usia 5 tahun, bayi sudah memiliki kemampuan dasar untuk membaca pikiran orang lain; mereka telah memiliki “teori pikiran.” Bayi tersebut mampu memahami bahwa orang lain memiliki pemikiran, perasaan dan kepercayaan yang berbeda dengan yang mereka miliki.
Anak-anak tadi mengembangkan kemampuan membaca pikiran dengan mengamati pembicaraan orang dewasa, dimana mereka membedakan kompleksitas aturan dan interaksi sosial. Selain itu, kegiatan bermain dengan teman sebaya juga dapat melatih anak untuk membaca pikiran anak lainnya. Namun, tak semua anak bisa mengembangkan kemampuan ini. Anak-anak yang mengalami penelantaran dan kekerasan cenderung mengalami hambatan dalam mengembangkan kemampuan membaca pikiran ini. Sebagai contoh, anak yang dibesarkan dalam keluarga yang penuh dengan kekerasan, mungkin akan jauh lebih peka terhadap ekspresi marah, walaupun sesungguhnya emosi marah tidak muncul.
Lanjut lagi, kemampuan membaca pikiran yang lebih maju biasa muncul pada masa remaja akhir. Hal ini terjadi karena kemampuan untuk menyimpan perspektif dari beberapa orang di saat yang sama—dan lalu mengintegrasikannya dengan pengetahuan kita dan orang yang bersangkutan itu—seringkali membutuhkan kemampuan otak yang sudah jauh berkembang.
Bagaimana Membaca Pikiran?
Membaca bahasa tubuh adalah komponen inti dari membaca pikiran. Lewat bahasa tubuh, kita bisa mengetahui emosi dasar seseorang. Peneliti menemukan bahwa ketika seseorang mengamati gerak tubuh orang lain, mereka dapat mengenali emosi sedih, marah, gembira, takut dll, bahkan ketika pengamatan hanya dilakukan dengan pencahayaan yang minim.
Ekspresi wajah juga merupakan penanda bagi kita untuk dapat mengetahui apa yang dipikirkan orang lain. Namun sayangnya, banyak dari kita yang tidak mampu untuk mendeteksi ekpresi ini. Salah satu sumber yang kaya akan penanda ini adalah mata seseorang; otot-otot di sekitar mata. Mata seseorang adalah sumber penanda yang paling kaya jika dibandingkan bagian lain yang ada di wajah. Contohnya: mata yang turun ketika sedih, terbuka lebar ketika takut, terlihat tidak fokus kala sedang berkhayal, menatap tajam penuh kecemburuan, atau menatap sekitarnya ketika tidak sabar.
Kita dapat semakin tahu pikiran orang lain dari komponen-komponen dalam percakapan—kata-kata, gerak tubuh, dan nada suara. Namun diantara ketiganya, Ickes menemukan bahwa isi pembicaraan menjadi komponen terpenting dalam membaca pikiran dengan baik.
Menjadi Pembaca Pikiran Ulung
Lalu, bagaimana kita bisa menjadi seorang pembaca pikiran yang lebih baik? Tim dari Psychology Today telah merumuskan beberapa hal yang bisa membantu kita membaca pikiran.
Kenalilah orang lain. “Kemampuan membaca pikiran akan meningkat, semakin kita mengenal lawan bicara kita,” kata William Ickes. Jika kita berinteraksi dengan seseorang selama kurang lebih sebulan, kita akan lebih mudah untuk mengenali apa yang ia pikirkan dan rasakan. Hal tersebut dapat terjadi karena: kita mampu mengartikan kata-kata dan tidakan orang lain dengan lebih tepat, setelah mengamatinya dalam berbagai situasi; kedua, kita mengetahui apa yang terjadi dalam hidup mereka, dan mampu menggunakan pengetahuan itu untuk memahami mereka dalam konteks yang lebih luas.
Minta umpan balik. Penelitian menunjukkan bahwa kita dapat meningkatkan kemampuan membaca dengan cara menanyakan kebenaran dari tebakan kita. Misalnya, “Saya mendengar, sepertinya Engkau sedang marah. Benar tidak?”
Perhatikan bagian atas dari wajah. Emosi yang palsu, biasanya diungkapkan pada bagian bawah wajah seseorang. Sedangkan, menurut Calin Prodan—profesor neurologi di University of Oklahoma Health Sciences Center, emosi utama bisa dilihat dari sebagian ke atas wajah, biasanya di sekitar mata.
Lebih ekspresif. Ekspresivitas emosi cenderung timbal balik. Ross Buck, “semakin kita ekspresif, semakin banyak pula kita akan mendapat informasi mengenai kondisi emosional dari orang lain di sekitar kita.”
Santai. Menurut Lavinia Plonka, pengarang Walking Your Talk, seseorang cenderung “menyamakan diri” dengan lawan bicaranya melalui postur tubuh dan pola napas. Jika anda merasa tegang, teman bicara anda bisa saja, secara tak sadar, menjadi tegang pula lalu terhambat, dan akhirnya menjadi sulit untuk dibaca. Ambillah napas panjang, senyumlah, dan coba untuk menampilkan keterbukaan dan penerimaan kepada siapapun yang bersama anda.
Tinjauan Kritis
Perlu kita ingat, bahwa ekspresi emosi bisa berbeda di berbagai budaya. Ekspresi sedih di satu budaya, bisa jadi diinterpretasikan sebagai emosi lain di budaya lain. Jadi jika ingin membaca seseorang, kita perlu memperhatikan pula unsur budaya yang berlaku di tempat tinggal orang itu, jangan sampai salah menebak, atau bahkan memicu terjadinya kesalahpahaman.
Kita juga tak bisa mengesampingkan fenomena membaca pikiran ini sebagai sebuah fenomena yang biasa diasosisasikan dengan kemampuan supranatural, sebab percaya tidak percaya, memang ada orang-orang yang memiliki kemampuan untuk membaca pikiran yang sulit dijelaskan ilmu pengetahuan. Setidaknya penulis telah menemukan beberapa orang dengan kemampuan membaca pikiran, yang bahkan mampu melihat masa depan dan berbagai macam hal yang sulit diterima nalar.
Sumber Pustaka
Mind Reading – Psychology Today
How To Be a Better Mind Reader – Psychology Today



Wah.. akhirnya ditulis juga nih.. Udah lama denger katanya niat mau nulis tentang ini.. hehe..
Baca pikiran? wow mimpi gua dari dulu neh.. apalagi baca pikiran cewek.. hahaha.. Bener ga sih kalo gua pikir bahwa konflik yang terjadi dalam hidup manusia sebagian besar terjadi karena ’salah baca’ karena tidak semua orang jago dalam mengekspresikan dan membaca pikiran dalam kata-kata atau ekspresi tubuh..
Pertanyaan : Benarkah tipa-tiap orang memiliki ‘aura pribadi’ khusus yang membedakan ‘proses pembacaannya’ dari orang lain? maksudnya ada orang-orang yang mudah dibaca, ada yang tidak, ada yang gampang disenangi, ada yang mudah banget dibenci..
hehehe,,, iseng-iseng di pagi hari..
HaSaN
Rabu, 26 Desember 2007
@HaSan
tentang konflik karena ’salah baca’; hal itu sangat mungkin terjadi
Tentang ‘aura pribadi’; Saya belum tahu ada penelitian seperti itu. Namun jika dilihat pada situasi nyata, memang ada orang-orang yang seperti anda bilang. Hal itu, menurut saya pribadi dipengaruhi 2 faktor : kemampuan si pembaca [semakin berkembang, ada kemungkinan tebakan semakin benar]dan juga keterbukaan dari yang dibaca [jika seseorang resisten untuk dibaca, sangat mungkin orang lain mengalami kesulitan dalam membacanya].
Ada tambahan?
toso
Rabu, 26 Desember 2007
Bagus, tulis lagi yang lain, ditunggu
jendelahatiku
Rabu, 26 Desember 2007
ada tambahan nih..
ajarin dong cara baca oknum yang sekarang.. bingung gua! hahahahaha
piss!
HaSaN
Rabu, 26 Desember 2007
Kalau 7 pendekar KPK dibekali ilmu ini, niscaya akan banyak koruptor yang akan terbongkar kedoknya. Apa iya bisa
djunaedird
Rabu, 26 Desember 2007
Wow! Artikel ini keren abis! Beneran kyknya sih… bisa membaca pikiran orang… wow! weleh-weleh, I <3 artikel ini!
Ataner
Rabu, 26 Desember 2007
Bagus sekali. Karena pekerjaanku saya juga mendapat pelatihan untuk mengenal karakter seseorang…dan yang sulit, karakter ini bisa berubah karena lingkungan.
Tapi benar juga, jika kita santai, melihat gaya tubuh, ekspresi…akan memudahkan kita berkomunikasi.
Thanks sharingnya, menambah wawasan saya.
edratna
Jumat, 28 Desember 2007
BISA GAK YA MEMPELAJARI MIND READING YANG KAYAK PARANORMAL GITU, ASYIK TUH, APA CUMA BAGI YG BERBAKAT DOANG?
LAGARIA9@GMAIL.COM
Sabtu, 29 Desember 2007
Saya senang bisa membaca artikel ini karena
dalam bahasan ini Saya bisa mendapatkan
jawaban dari rasa keingintahuan Saya dan Saya
punya pengalaman akan hal ini dimana Saya
mudah untuk membaca pikiran orang-orang
terutama teman-teman Saya … awalnya Saya
bingung kenapa Saya bisa seperti ini dan setelah
membaca ini akhirnya Saya mulai paham akan
hal membaca pikiran dan perasaan
Yang Saya ingin tanyakan adalah bagaimana contoh
kaitan antara kemampuan membaca pikiran ini
dengan supranatural yang sulit dijelaskan oleh
Ilmu pengetahuan ?
Thnx before
redgranite
Selasa, 1 Januari 2008
@Lagaria
Enatah ya, mungkin saja ‘berguru’ pada orang yang tepat, bisa membantu. Namun, menemukan orang yang tepat tersebut, menurut saya tidaklah mudah.
@Redgranite
Kaitannya seperti: hanya dengan melihat, seseorang bisa mengetahui sifat orang lain, tanpa perlu berinteraksi dengannya. Atau bahkan ia bisa lebih jauh daripada itu; seperti melihat masa lalu atau depan orang lain tersebut.
Disini, walaupun mencoba seilmiah mungkin dalam berpendapat, tetap saja ada hal-hal yang ada di luar batas pemahaman saya. Contohnya seperti yang saya sebutkan diatas tadi.
toso
Selasa, 1 Januari 2008
Oooh…begitu ya… Hmm…
Thnx atas penjelasannya
redgranite
Rabu, 2 Januari 2008
Apakah bisa membaca pikiran orang hanya dari komunikasi jarak jauh ?
oliveoile
Senin, 7 Januari 2008
wah asyik juga nich
Heru
Senin, 7 Januari 2008
@Redgranite
Sama-sama
@Oliveoile
Sayang sekali, pengetahuan saya akan hal itu, masih terbatas. Komunikasi jarak jauh yang seperti apa? Apakah via telepon, surat, email atau apa?
Jika melalui telepon, menurut saya masih memungkinkan. Seseorang bisa mengetahui keadaan orang lain dengan mendengarkan suaranya; nada suara, intonasi, kelancaran–terbata-bata atau tidak.
Jika melalui surat atau email, mungkin bisa dilihat dari pemilihan kata-katanya [misalkan, seseorang lebih sering menggunakan kata umpatan lebih banyak dari biasanya, ketika sedang marah], atau dari penggunaan hurup kapital dan tanda seru.
Namun semua itu, belum didukung oleh penelitian tertentu [setidaknya, hingga saat ini, saya belum pernah membacanya], sehingga masih perlu pembuktian lebih dahulu.
@Heru
Mengamati manusia memang mengasyikkan
@Jendelahatiku
terimakasih, Saya akan coba menulis yang lain lagi
@Djunaedird
Mungkin kita bisa mengetahui koruptor itu berbohong atau tidak, namun Saya rasa, hasil pembacaan tersebut tidaklah bisa dijadikan sebagai barang bukti [atau bisa juga?]
@Ataner & Edratna
Ur welkom
toso
Selasa, 8 Januari 2008
Wah..wah…aku pengen banget bisa baca pikiran orang. Dari dulu dah aku pengen banget. Tapi sampek sekarang masih belum bisa tuh. hehehe
Hai..hai..untuk semua yang udah bisa baca pikiran orang, bagi – bagi ceritanya donk. Kirimkan ke iniemailku@computermail.net
Key!
ayu
Rabu, 16 Januari 2008
Membaca pikiran mungkin sudah biasa, membaca hati, ada yang tahu tekniknya?
1heart4love
Sabtu, 26 Januari 2008
Bahasan yang menariik..!
Saya sangat setuju dengan pendapat bahwa membaca pikiran seseorang juga dipengaruhi oleh faktor budaya, selain itu menurut saya kesediaan seseorang untuk bisa terbuka juga menentukan keberhasilan kita dalam upaya mengenal sekaligus membaca pikiran seseorang, karena menurut pengalaman saya ada orang-orang tertentu yang memang memiliki kemampuan untuk menutup dirinya dengan baik bahkan dengan cara berActing.
Desta
Selasa, 5 Februari 2008
sayah juga lagi benerbener pengen bisa baca pikiran orang..
awalnya sih dari nonton serial tv jepang (dorama) Kurosagi, di salah satu episod ny dia bisa tahu apa kebiasaan seeorang, keadaan rumah, masalah yg sedang dihadapi, deelel.. hanya dengan melihat (atau lebih tepatny memperhatikan dgn cepat) orang tersebut.
selaen cari artikel atau buku ttg mind reading, saiia juga coba belajar otodidak (dari pengalaman sendiri).. misalny mencoba efektif mengenali kondisi sekeliling atau sekedar merekam tiap kejadian kecil atau besar yg ada hubungan sebab akibat.. yah begitulah
ada satu yg ingin saya tanyakan: apakah sama cold reading dengan mind reading? dan dalam bahasaindonesia cold reading apa ya istilahnya..
-itsumobenkyou-
aer
Jumat, 15 Februari 2008
subhanallah sekali anda bisa menulis smpai sejauh itu,sehingga membuat diri saya sadar bahwa memang benar bukan hanya paranormal,psikologi,atau dukun yang bisa membaca pipkiran orang melainkan diri kita bisa,asal ada kemauan untuk berusaha dan yakin.sukses buat anda’
erlisa
Jumat, 15 Februari 2008
Wah..KreNz b9t neY,,9w p9n b9t jd pSik0LO9 sPya 9w bSa bLjr Lbh jaUh tT9 mMbca pKran oR9,iTu ciTa2 9w…
RiNi
Minggu, 24 Februari 2008
[...] Jadi deddy Corbuzier enak ga ya? March 3, 2008 Posted by nanonina in curhat. trackback Terlintas dalam pikiran, andai bisa membaca pikiran kayak deddy corbuzier pasti enak…ketika kita berhubungan dengan orang lain, kita jadi tahu apa mau dia sesungguhnya terhadap kita, apa yang dia suka, apa yang tidak disukainya, apa yang selalu diinginkannya dan apa yang paling tidak diinginkannya. Sehingga kita jadi tidak salah tingkah menyikapinya. Meski kadang kalo berhubungan dengan hal hal ga cocok dengan jiwa kita untuk dilakukan. Tapi yah seenggaknya tahu..jadi ga dadakan tahunya soalnya kadang rasanya ga enak banget..belajar dikit [...]
Jadi deddy Corbuzier enak ga ya? « Nanonina’s love Weblog
Senin, 3 Maret 2008
wah…menarik sich topiknya..tp krng bnget materinya,klo bs dtambahin dech….kbtln ak kul ngmbil psikologi jd smkn bnyk materiny jd bs nambh2 ilmuq…cz ilmu khn bs dtng mana aj jd smuany bs dtmpung,bener g?! (^_^)
ita
Kamis, 6 Maret 2008
“seandainya seluruh yang kita pikirkan sanggup diterjemahkan dalam satu kata, maka yang paling berhak mewakili kata itu adalah OTAK. Atau ada juga yang mengatakan sebagai AKAL! Namun dalam tindakan dan intensitas berpikir manusia, kedua kata tersebut mungkin terlalu ABSTRAK untuk bisa mewakili pikiran yang selama ini Qta sembah dan puja. Padahal dalam eksistensinya Qta tak sedang melakukan apa-apa, kecuali hanya sekedar meLAMUN atau mengHAYAL belaka. Lantas di manakah letak keabsahan Qta dalam menerjemahkan risalah berpikir dalam memikirkan sesuatu yang selama ini Qta anggap sebagai bagian dari pemikiran itu sendiri! Kalau Qta saja bingung menafsirkan apa yang sedang dan akan Qta pikirkan, bagaimana mungkin Qta dapat membaca pikiran yang sedang atau juga akan dipikirkan oleh orang lain?! Jadi… marilah Qta berpikir sekali lagi apa yang sedang dan akan anda pikirkan, seperti juga saya yang sedang dan akan terus memikirkan pikiran yang anda tuangkan saat ini! Understand…..”
SamSara
Jumat, 21 Maret 2008
wuih, ga bisa di sebutin dengan kata – kata. t o p dah,, tapi bisa bantu saya gak, kira – kira gontoh kasus buat ekstensial apa ya
Malmsteen
Senin, 24 Maret 2008
Kadang orang ada yang bisa sembunyikan apa yang sedang ia rasakan tapi mata tidak bisa bohong..
yang di takutkan,karna kita terbiasa mengira ngira apa yang dipikirkan orang, bisa membuat kita stress sendiri..
yah.. mungkin dengan latihan kita bisa baca pikiran orang yang lebih tajam, bukan mengira ngira lagi..
http://www.lintasberita.com/Sains/Membaca_Pikiran_Orang_Lain_Dalam_Kehidupan_Sehari-hari/
herman
Sabtu, 29 Maret 2008
untuk wawancara pekerjaan bagusnya gmana ya???
intan
Senin, 31 Maret 2008
Sebagai umat yg memiliki agama, kita bisa meng
etahui isi pikiran ato apa yg kita ingin keta
hui dari seseorang ato sekelompok sekalipun, dgn
BERSUMPAH SESUAI AGAMA MASING2, apabila sese
orang tsb berani untuk berbohong pada
sumpahnya, kita kembalikan dgn kekuatan
keyakinan kita, menurut saya pribadi.. setiap
sumpah walau diucapkan dgn terpaksa akan
TERJADI!! : )
sandy
Kamis, 3 April 2008
sebenernya bukan pikiran sih, menurut saya lebih tepat kita membaca mood, kalo pikiran terlalu luas. contohnya begini aja, ketika saya sedang menginterview seseorang untuk masuk kedlm perusahaan tempat saya bekerja saya cenderung melihat seperti apa kepribadiannya dengan body language yg dia lakukan. ada kok bukunya yang memang mgkn lmyn akurat dalam memprediksi kondisi mood seseorang contohnya ketika bicara matanya kemana, orang yang bagus adl menatap lawn bicara, kalo nunduk mengindikasikan kurang PD, mata ke kiri berarti oragnya lg ga fokus, ke kanan orgnya lgi mikir ngarang apa, hehe. demikian juga dengan gerakan tangan ada yg mengindikasikan sifat terbuka ato malah defensif. lebih ke feeling juga sih. haha malah nglantur. tapi ini artikel bagus, terusin yah!
suku
Jumat, 4 April 2008
@1heart4love
hati orang siapa yang tahu?
@Aer
maaf, saya mencoba memahami beberapa artikel mengenai cold reading, namun belum berhasil
@Erlisa
Terima kasih. Sukses juga untuk Anda
@Rini
Menjadi psikolog itu lebih dari sekedar hanya membaca pikiran (bahkan mata kuliah seperti itu pun tak ada). Mungkin Rini bisa cari tahu lebih lanjut tetntang psikolog itu apa
@Ita
Setuju
@Samsara
Saya juga sependapat, bahwa kita semua perlu mengetahui dulu apa yang kita pikirkan.
@Malmsteen
Ekstensial?
@Intan
Santai dan jangan berpura-pura. Toh, Anda ingin memperkenalkan diri Anda di hadapan pewawancara. Dengan Anda tidak berpura-pura, pewawancara akan bisa menentukan apakah Anda memang orang yang cocok untuk bekerja di posisi yang Anda lamar.
@Suku
Membaca bahasa non verbal (gestur tubuh misalnya) juga akan membantu
toso
Minggu, 6 April 2008
toso, puisinya baguss….boleh diadaptasi ga buat temen gw yang nikahan. sumber dicantumkan deuh, hehehe
suku
Jumat, 18 April 2008
@Suku
Puisi yang mana ya?
Jika disebutkan sumbernya, oke-oke saja
toso
Jumat, 18 April 2008
good explained
yono
Minggu, 20 April 2008
Setelah sekian lama merenung, ternyata banyak yang membingungkan di dunia ini. Pertanyaannya sekarang, apakah Tuhan menciptakan dimensi dan perank-pernik dunia ini dengan kebingungan-Nya pula? Mungkin dari sinilah titik awal manusia untuk memulai eksistensi pikiran dan pemikirannya. Selamat mencoba kebingungan anda!!! He… he… he….
Samsara
Sabtu, 3 Mei 2008
hay salam kenal semua
apa benar ? ada yang bisa baca pikiran orang lain
kebetulan saya punya teman bisa baca pikiran orang lain tapi saya bingung apa benar dia bisa baca pikiran orang lain tapi yang lebih bingung dia bisa nebak semua apa yang lagi saya pikirin gitu
dan dya bisa bikin mental orang goyang gitu
tapi saya makin bingung gitu klo beneran hebat tu orang dong
w1snue
Senin, 5 Mei 2008
Saya newbie dalam psikologi ini. namun setelah membaca membaca artikel.saya sependapat dengan SUKU bahwamenurutku artikel ini bukan mind reading tapi emotion reading.karenay yang dijelaskan hanya kemampuan apakah orang itu sedang marah atau tidak. sedangkan jika mind reading, kita sudah mampu untuk membaca apa yang mereka pikirkan bukan mereka rasakan, misal saya akan pergi,saya akan datang,bukan saya sedang marah,saya sedang sedih.
si_noop
Selasa, 6 Mei 2008
aku yang pertama
taxboy
Kamis, 8 Mei 2008
ho…..ho…ho
taxboy
Jumat, 9 Mei 2008
membaca pikiran orang?
tulisan yang bagus neh…
sering2 ja nulis yang kayak begini,penting untuk diketahui dan dipahami…
sukses yach,,,
indah
Sabtu, 24 Mei 2008
ok
SASTRO
Senin, 26 Mei 2008
Bisa kasih referensi tentang orang-orang tersebut?
Lex dePraxis
Selasa, 3 Juni 2008
Wah, dahsyat rumusan dari artikel ini. Secara tidak sadar sebenarnya kita telah banyak yah menerapkan tehnik2 membaca pikiran orang….Btw, saya feed di blog saya yah tulisan-tulisan disini. Nuhun
fiqihsantoso
Senin, 9 Juni 2008
Woooooooow, Thanks banget ni
Atikel ini sangat membantu saya untuk meningkatkan
kwalitas komunikasi saya.
Saya tunggu artikel selanjutnya.
Thanks
Handy Yan
Selasa, 10 Juni 2008
I like with knowledge psychology, and I motivation with pray people study psychology . thank you very much…………. to your
azies
Rabu, 18 Juni 2008
wah qren……
mau dunk ttg yg lainna
cly
Sabtu, 21 Juni 2008
saya mungkin lebih menyukai dengan istilah “memahami orang lain”. karena what you think, what you say and that what you do…
rumahdamai
Kamis, 26 Juni 2008
Mantaf…
riski
Selasa, 29 Juli 2008
aq minta ya buat referensi
Rukia
Senin, 27 Oktober 2008
oke, gw setuju….
lanjut……
Ayek Sapoetra
Selasa, 11 November 2008
mostam hp085243893105 siap menunggu anda untuk membaca pikiran anda
mostam
Rabu, 10 Desember 2008
ih bagus banget.
azhar
Sabtu, 13 Desember 2008
Maaf, apa anda bs mengetahui pkrn sseorang menyukai qt yg hanya dgn tgkh laku?klo bs tlg ksh ptnjknya.
Thx
Camelia
Minggu, 11 Januari 2009
hhhmmmm
mind reader???
jadi pengen neh..
moga aja mank bisa jadi pembaca pikiran..
jadi ga ketipu ma buaya darat..
jd sisi positifnya qt bisa survive diantara para penipu2 ulung yang disebut dg pria…
aiya
Sabtu, 7 Februari 2009
mas aku copy ya, n tukeran link ya
budi
Minggu, 15 Februari 2009
wew . keyen euy
ntar gu mau baca pikiran tukang ayam agh ,….
jjjaahhhhaaahaha xp)
buat lu sukses iia ..
mhy kumell
Rabu, 11 Maret 2009
Ini ada buku bagus di Laroci.com: http://laroci.com/nsv/products/Membaca-Pikiran-Orang-Seperti-Membaca-Buku.html
Karya: David J. Lieberman
sahman
Minggu, 15 Maret 2009
aku punya temen yg isa ngebaca pikiran orang…
kira2 temen’ku itu emang punya bakat ato emang dia belajar sich???
trus gmn sie blajar’nya biar isa ngebaca pikiran orang? sulit ga sie??? aku juga pengen sperti dia…
lumayan kan… itung2 biar ga di boong’i ma buaya darat gitu…
chen star
Sabtu, 21 Maret 2009
wah, enak ya . . kalo bz bca pikiran org . . tp, kyakX Susah bwgt dech..aq sllu nyoba n hsilx biar gw aj yg tw deh.. read more
peraja
Jumat, 10 April 2009
membaca pikiran orang tuh susah- susah gampang, belajar dari orang yang trampil itu jauh lebih bagus
lody
Selasa, 5 Mei 2009
I this is a good article! I can learn how i read other mind! So someone can’t lie me. Thanks
Fahlevi ismail
Sabtu, 9 Mei 2009
cra bca pikran org tu gmn asi????????????
Evie habsyi
Minggu, 10 Mei 2009
baca pikiran orang lain mang aku tunggu, tolong kasih ilmu tentang itu, pasti aku ucapkan terima kasih yang banyak
SUYANTO
Kamis, 4 Juni 2009
bagaimana cara membaca pikiran org lain dgn gampang
Dyland
Minggu, 7 Juni 2009
ad gak cara yang lebih mudah lagi???
tommy
Senin, 8 Juni 2009
kebetulan lg bingung nih..
kenapa ya saya bs merasakan atau menilai seseorang namun sisi negatifnya yang lebih sering terlihat.
kadang hanya dengan melihat, kadang ketika berjabat tangan, kadang setelah berbicara, namun ada orang2 yang tidak bisa terlihat.
sebelumnya saya tidak pernah bermasalah dg hal tsb. tp saat ini saya baru sadar bahwa saya hanya punya sedikit teman dekat dan sahabat karna saya secara tidak langsung sudah membatasi kedekatan dg orang2 tertentu yang gambaran negatifnya dapat saya rasakan.
kadang saya bs menilai kepribadian seseorang dari foto orang tersebut, yang ternyata ketika saya tanyakan pd orang yang dekat dg orang pd foto tersebut, gambaran dipikaran saya, benar atau sama dg kenyataan.
kadang saya sedikit bisa merasakan sakit atau sedih orang lain ketika saya bersentuhan sedikit lebih lama dg orang yang saya perdulikan (saudara, sahabat atau orang yang saya perduli, walau orang tsb baru saya kenal namun saya ingin menolong orang tersebut).
sebenarnya yg saya rasakan termasuk hal apa?
mungkin banyak pertanyaan dibenak saya yg tidak bs diungkapkan, bingung.
adakah referensi buku yang bs menjadi suplemen untuk kebingungan saya?
tq
khindy
Rabu, 17 Juni 2009
komen yg kemaren. kirim lewat email yah. please
tq
khindy
Kamis, 18 Juni 2009
emang nya bisa ya dalam kehidupan sehari-hari?
ttrth
Sabtu, 20 Juni 2009
q adlh termsk orng yang ska mengetahui kepribadian ssorng dn stlh q mngthui ini smw bs lbh mmbntu q tuk lbh luas lg q ucpkn trimakasih…………….
isma
Minggu, 28 Juni 2009
sukses trus…………..
Alone macho
Minggu, 5 Juli 2009
baca pkiran orang yaag ..
y ,,
menurut gua si . .
ni menurut gua , ,
y ,
d situ mang d tulis tentng kenalin orng lain ,
sbnar na si . .
menurut gua . .
buat kenal hati seseorng ga harus 1 bulan,
ada orng yg lbh cepet ato lbh lama .
ga bisa di itung pake waktu dah .
scra ni persaan mnusia .
misteri bgd buat d tebak . .
hahahaha
bkn sok tau . .
y ,
itu si menurut gua , ,
tnang tulisan na bguss kook .
kaga jelek . . .
calvin chen
Senin, 6 Juli 2009
thank sangat bermanfaat
tulisannya ne
aldy
Rabu, 15 Juli 2009
saia sNanx BngeUdt bzz baCha artikeL nie , tapii mUNgkin saia kurang bza bgtu memahaminya . tolong penjelasannya eanx lbih deTaiL aGe ea…..
thanx befOre…..
vhe
Senin, 20 Juli 2009
benarkah klw gitu aq pengeng bisa.
nadar
Selasa, 21 Juli 2009
hue,,,
bleh tau g kelanjutannya
heu ,,,
klo bisa sich sedetil mgkin ..
leni oyenzaa
Kamis, 30 Juli 2009
Tema yang sangat bagus, btw bisa dapetin e-book tentang teme2 ni dimana ya…aku pengen tahu lebih banyak
wahyu
Selasa, 4 Agustus 2009
bos aku mo nanya nih tentang cara menginterpretasikan gambar ajari donk yah kalo punya ebooknya bagi2 donk….. plis
mbah gendeng
Senin, 17 Agustus 2009
Konsentrasi, Pusat kan Pikiran, Ikuti dan dengar kan Suara hati berkata apa, Banyak berlatih, sering Meditasi
rohwisnu
Selasa, 18 Agustus 2009
Bagaimana dengan microexpressions?
kalo ga salah sifatnya universal..
Jabizri
Rabu, 9 September 2009
HEhE……………..
tlong krim_in tips cra bca fkiran yang mudh d_phami………
dHewi
Kamis, 17 September 2009
sorry bkn na gw g mw baca………
tpi bhasa na trlalu dalem…
gw kan msi kecil umur 10
heh
gw ud baca dikit tpi susa kta2 na
hehe
frozzzzzz
Senin, 28 September 2009
itu bagus tapi orang2 di sini berharap tau cara membaca pikiran orang lain seperti psikolog
dk
Selasa, 29 September 2009
eh ini vntuk nadar kalo pengen bisa mungkin bisa minta bantuan para normal
dk
Selasa, 29 September 2009
wah susah juga nih baca-baca pikiran orank lain
martin
Jumat, 2 Oktober 2009
hehe,
ajarin aQ biar bisa juga donk!!!!!!!
aQ kpengen bisa juga baca pikiran orang lain,,,,,,,,,,,,
dHewi
Senin, 5 Oktober 2009
waw…
bca pkiran orang,,,?
kyaknya asyik buanget tuh.palagi pikirannya cwek,
emang sih dri dlu pngen buanget bca pkiran orang, kyak psycholog gitu..
because kita bisa tau apa kan yg di lakukan oleh rang laen, palagi orang itu ber maksud jahat….
yasir romero
Sabtu, 10 Oktober 2009
Wah bagus nie..
Makasih uda diperbolehkan baca artikel ini.
ulfa
Sabtu, 17 Oktober 2009
Pada dsarnya, tiap orang punya kemampuan buat baca pikiran orang lain..tergantung orang itu mau mengembangkannya atau tidak..tp, gak menuntut kemungkinan ada orang yg punya kelebihan buat baca pikiran orang lain..
thx before it…(“,)
Kartika
Minggu, 18 Oktober 2009
kadang aq merasa bs ngerti jalan pikiran org lain…atw cm kebetulan aja ya?????
iwed
Selasa, 20 Oktober 2009
mana resensinya dunk ach cape deh
kasih
Sabtu, 24 Oktober 2009
ini bagus sekali. terima kasih atas informasinya.
yahya
Jumat, 30 Oktober 2009
memang sedkit susah dalam melakukan hal itu, coaba-coba memang harus setelah membaca artikel ini,dan semuanya tinggal menunggu hasilnya..yah..wslm…pon-pes GUNUNG HIDEUNG..tasikmalaya sukarame..
azam
Minggu, 1 November 2009
lumayan lah
smpi ngantuk bacax
HAmindaLID
Minggu, 8 November 2009
Wah tulisannya menarik nih, thanks ya dah bagi2 ilmu…
agus
Rabu, 18 November 2009
tidak mudah membaca pikiran orang lain ternyata. apalagi orang yang mampu menutupi segala yang dirasakannya.
rera
Sabtu, 28 November 2009