Persepsi dalam Olahraga: Melihat Lebih Besar, Berprestasi Lebih Baik
Nasihat “Fokuslah pada tujuanmu” rupanya benar-benar dipraktekkan secara harafiah oleh para olahragawan. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Jessica Witt dari Purdue University terhadap pegolf menemukan sesuatu yang menarik pada para pegolf.
Pegolf yang berprestasi lebih baik rupanya cenderung menganggap lubang golf yang menjadi sasaran mereka berukuran lebih besar daripada yang sebenarnya. Sebaliknya, saat prestasi mereka lagi jeblok, mereka merasa lubang golf itu lebih kecil daripada kenyataannya.
(lihat potongan klip di bawah untuk mengetahui bagaimana eksperimen ini dilakukan)
Eksperimen serupa dengan hasil yang sama pernah pula dilakukan Jessica Witt dua tahun lalu terhadap para pemukul baseball. Mereka yang akurasi pemukulannya lebih baik juga cenderung melihat ukuran bola yang datang lebih besar daripada yang sesungguhnya.
Yang menarik untuk dipertanyakan adalah bagaimana menjelaskan perbedaan persepsi itu. Apakah proses berpikir yang lebih ‘optimis’ yang menyebabkannya? Atau sebenarnya mereka cuma senang dan bangga dengan prestasi mereka saat itu, sehingga mereka kemudian merasa mengingat telah melihat bola/lubang yang lebih besar?
|



ini dia yang disebut law of attaction yang ada di buku the secret. Katanya apa yang kau pikirkan maka itulah yang akan terjadi. Karena saat engkau memiirkan sesuatu, energi alam akan mendukung berkali lipat apa yang engkau pikirkan. Rasanya logos pula sih. Soalnya aku lihat orang2 yang bisa sukses adalah orang2 yang optimis..
salam
proletarman
Jumat, 11 Juli 2008