Posted on Kamis, 10 April 2008. Filed under: lingkungan | Tags: anak, atensi, stres, urban |
“Lihat kebunku, penuh dengan bunga.
Ada yang putih dan ada yang merah.
Setiap hari, kusiram semua.
Mawar melati, semuanya indah.”
Indahnya jika terdapat kebun di setiap rumah. Warna-warni kembang bertebaran di sana-sini. Embun basah menetes dari dedaunan. Kupu-kupu pasti berdatangan mencari makanan. Namun bukan itu saja hal positif itu saja yang bisa didapat dari kebun dari sekitar rumah. [...]
Read Full Post |
Make a Comment ( 11 so far )
Posted on Rabu, 3 Oktober 2007. Filed under: emosi, kesehatan mental, kognitif | Tags: atensi, marah, optimisme |
Rasa marah bisa dibilang termasuk salah satu emosi dasar yang dimiliki manusia; ketika kita menghadapi suatu ancaman, maka kita dapat merasa marah dan kemudian melawan (fight) alih-alih selalu takut, lalu melarikan diri (flight). Namun walau kegunaan evolusionernya sangat luas, kini semua institusi besar dunia (termasuk agama) menganggap amarah sebagai insting hewani yang harus dikendalikan. [...]
Read Full Post |
Make a Comment ( 11 so far )
Posted on Kamis, 27 September 2007. Filed under: kognitif, parenting, perkembangan | Tags: anak, atensi, cilukba |
Tentu kita semua tahu kejadian berikut: Seorang dewasa menutup mukanya (atau matanya) dengan tangan di depan seorang bayi yang menatap dengan acuh tak acuh. Orang dewasa itu kemudian berkata, “Ci, luk…”, lalu membuka tangannya, memperlihatkan ekspresi wajah yang dilebih-lebihkan sambil bersuara agak keras, “BAAA!” Yang terjadi selanjutnya adalah respon terkejut bercampur tawa sang bayi yang [...]
Read Full Post |
Make a Comment ( 4 so far )
Posted on Senin, 10 September 2007. Filed under: abnormal, media, parenting, perkembangan | Tags: anak, atensi, televisi |
Generasi muda pada zaman ini adalah anak-anak yang dibesarkan oleh televisi. Mereka hadir ke dunia di mana TV telah dicoret dari daftar barang mewah dan dianggap sebagai kebutuhan primer. Mereka tumbuh ketika stasiun-stasiun TV swasta yang berorientasi komersial mulai bermunculan. Kini mereka bisa memilih lebih dari tujuh saluran TV lokal dan puluhan saluran TV internasional; [...]
Read Full Post |
Make a Comment ( 6 so far )