Skip to content

Mengapa Pria Lebih Cepat Mati Daripada Wanita?

Sabtu, 3 November 2007
tags: ,
by

Diambil dari WikipediaSeandainya anda belum sadar akan fakta ini, maka sekarang anda tahu: wanita pada umumnya berumur lebih panjang. Data statistik PBB pada tahun 2006 menunjukkan bahwa angka harapan hidup rata-rata wanita di seluruh dunia lebih tinggi 4,5 tahun daripada angka harapan hidup rata-rata pria (69,5 tahun versus 65 tahun). Di Indonesia sendiri angkanya tidak jauh berbeda. Sekarang pertanyaannya: Mengapa pria yang fisiknya secara kasatmata lebih kuat ternyata malah mati lebih cepat?

Pada awal kehidupan, jawaban yang bersifat biologis lebih mendominasi. Misalnya, pada 12 bulan pertama kehidupan saja, angka kematian bayi laki-laki 25-30 persen lebih tinggi daripada kematian bayi perempuan (faktor-faktor eksternal/kematian tak wajar dikecualikan). Salah satu penyebab biologisnya adalah gen: Wanita memiliki dua kromosom X (pria hanya punya satu), sehingga cacat bawaan yang terkandung dalam mutasi salah satu kromosom bisa di-cover oleh kromosom yang lain.

Faktor biologis lain yang mempengaruhi adalah hormon: Hormon estrogen yang dimiliki perempuan menjadi salah satu pelindung alami dari perkembangan penyakit jantung, dan perubahan kondisi tubuh perempuan sepanjang hidupnya (menstruasi, kehamilan, beranak, menopause) membuat tubuh mereka secara internal lebih ‘tahan banting’. Sebaliknya, hormon testosteron yang dimiliki pria malahan mendorongnya untuk melakukan berbagai aktivitas yang membuat jantung makin jedag-jedug, misalnya saja merokok, menyetir ugal-ugalan, berkelahi, atau aktif berburu pasangan.

Lho, mencari pasangan? Ya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa kompetisi memperebutkan betina bisa menguras energi para pejantan, dan akhirnya memperpendek umur mereka. Contohnya bisa kita lihat di dunia binatang, seperti domba jantan yang saling adu kepala untuk memperebutkan betina. Tapi itu kan binatang? Di dunia manusia juga terjadi hal yang serupa, meski lebih halus dan kompleks. Ambisi untuk menggapai karir dan status sosial yang tinggi –yang tentu saja menjadi ‘nilai jual’ di mata pasangan dan calon mertua– bisa dijadikan contoh. Menariknya, di dunia binatang sendiri ditemukan kalau umur pejantannya semakin pendek apabila spesiesnya ‘menganut’ poligini, karena itu berarti persaingan akan lebih ketat lagi. Sayang belum ada penelitian serupa terhadap komunitas manusia yang poligininya sudah umum.

Sementara itu, faktor sosiokultural yang menyebabkan perbedaan angka harapan hidup terletak pada persepsi tubuh dan sikap terhadap kesehatan. Menurut Jacques Vallin, seorang demograf, wanita dan pria memiliki sikap yang berbeda terhadap tubuh mereka. Bagi wanita, kecantikan dan awet muda adalah nilai-nilai yang diutamakan, sementara pria menganggap penting kekuatan dan ketangguhan. Akibatnya, wanita lebih intens dalam merawat tubuhnya, sementara pria mengekspos tubuhnya pada lingkungan yang penuh tantangan dan risiko. Hal itu pula yang menyebabkan wanita lebih gampang ke dokter daripada pria. Mungkin para pria menganggap mengeluhkan gejala yang terasa remeh merupakan suatu bentuk kelemahan diri, sehingga mereka baru mau ke dokter ketika penyakitnya sudah cukup parah. Dengan semakin kompleksnya penyakit yang ada di zaman modern ini, tentu para wanitalah yang akhirnya mendapat manfaat maksimal dari penanganan medis sedini mungkin.

Sumber:

Why Males Die Before Females – LiveScience

Men Pay the Ultimate Price to Attract Women – LiveScience

Why is Life Expectancy Longer for Women than It is for Men? – Scientific American

25 Komentar leave one →
  1. hoek permalink
    Minggu, 4 November 2007 5:20 pm

    jadi saia sebagai fria harus santai-santai aja nih, sufaya ndak cefed mati. ya ngga?🙂

  2. dwi Yanto permalink
    Senin, 5 November 2007 10:37 am

    wah perlu instropeksi diri nih..

  3. Senin, 5 November 2007 7:58 pm

    IMHO, Laki – laki cepat meninggal karena mereka bekerja dalam lingkungan yang berbahaya. Dan seringkali mereka membahayakan nyawa sendiri dengan cara yang aneh, seperti mabuk sambil berkendara, dan segudang aktivitas ekstrim yang resikonya tinggi.

  4. Selasa, 6 November 2007 10:14 am

    Dari sisi gaya hidup, wanita lebih menyukai keindahan, menanam dan merawat bunga (misalnya). Jadi kalau lagi stress, mencabuti rumput, merawat, membersihkan…membuat stresnya berkurang. Juga jika menghadapi kenakalan anak, pria akan lebih tertekan, sedang wanita jika stres larinya dengan menangis, berdoa dan pasrah kepada Tuhan.

    Namun ini hanya secara umum, saya melihat banyak pria yang lebih tenang mengahadapi sesuatu.

  5. benbego permalink
    Selasa, 6 November 2007 12:04 pm

    Alasan yg masuk akal juga. Sudah saatnya nih para pria..ehmm, berlomba menjaga kesehatan!

  6. owbertku permalink
    Rabu, 7 November 2007 9:03 am

    hmmmmm berarti bakalan banyak janda ya….

    wahh….. lumayan bwt guru gw yang pada belum kawin hehehehehehehe

  7. Agnace permalink
    Rabu, 7 November 2007 10:56 am

    Mudah-mudahan para cowok ngeliat N baca artikel ini. Saya percaya banget kl cowok lebih cepat mati, alx selain banyak dosa sama perempuan, mereka juga sok-sok an!!!Sok kuat lah, sok tegar lah, aih pokoknya pembualan banget dech yang namanya cowok !!

  8. Kean permalink
    Rabu, 7 November 2007 11:46 am

    Wah pantesan Bosnya Play Boy g mati-mati, wong g perlu mengejar wanita aplagi stres karena mikir kenakalan anak … Dasar Play Boy Kakap … jangan-jangan pak Harto …. Huss jangan mikir yang enggak-enggak he he he

  9. vemita S.Psi permalink
    Selasa, 13 November 2007 2:47 pm

    women power

  10. Koming permalink
    Jumat, 16 November 2007 12:13 pm

    ya po?! perasaan tetangga gw ga mati-mati tuh…

  11. Jumat, 16 November 2007 4:13 pm

    wah, gitu yaa…….

  12. Boelanyoenk permalink
    Selasa, 4 Desember 2007 10:45 am

    Kita bicara kodrat dan tujuan kita setelah kematian. Penting menjaga/merawat diri supaya hidup dan mati sesuai dengan waktunya. Lebih penting menjaga rohani kita supaya masuk Surga yang adalah KEKAL …. sama NERAKA juga KEKAL.

    Lagipula terlalu lama hidup di dunia ya tidak enak, coba tanya sama opa dan oma kalian.

  13. eka permalink
    Sabtu, 22 Desember 2007 11:34 am

    wah,,pantes aja kita kaum hawa d saranin nyari pacar atw calon swmi yg lbih muda…
    wah,,wah,,, emang semakin banyak penemuan semakin aneh jg,,,tpi banyak hal yg g pernah qt duga,…

  14. Sabtu, 19 Januari 2008 7:16 pm

    tapi menurut riset mpo’ati science and psycology depok institute kecendrungan lbh byk pria yg mati dibanding wanita dikarenakan “wormen syndrome”.Wanita dan perasaan tidak akan terpisahkan..sementara pria cenderung lbh menyukai hal2 logis/masuk akal.Kalau sudah menyangkut masalah perasaan..hal2 logis sudah tidak bs berlaku lg.Oleh sebab itu filosofi hidup pria dan wanita sangat jauh berbeda..wanita dan cacing diartikan sbg virus kejam yg menyerang sistem kerja otak logis sebelah kiri pria,makanya disebut wormen syndrome.Dengan bahasa sederhana..wanita lah sebenarnya yg menyebabkan kematian pada pria…
    hoffh..huh..nulis apaan sih gue,gue yg nulis jg kagak ngarti..cowo mati karena cewe ditulis blepotan.sorry yee…gue submit aje,soalnya dah cape ngetik hee hee…

  15. JecK permalink
    Rabu, 12 Maret 2008 2:00 pm

    makanya jd co jangan lama” dikamar mandi…

    he..he..he..he..

    nikmatin idup ja x..nga usah d bw tegang mulu..jgn ke seringan(maen ……)

  16. agung permalink
    Senin, 17 Maret 2008 9:54 pm

    wow…what amazing blog…hebat bgt deh pokoknya,terimakasi banget untuk orang yang yang dah buat blog ini, bener2 bermanfaat bgt,pa lagi buat mahasiswa psikologi kaya gue…jadi nambah wawasan seputar psikologi dan kehidupan,

    BTW gw lagi cari jurnal tentang psikologi gender nih…ada yang bisa kasih saran ga website apa yang menyediakan jurnal2 tsb. sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih.

  17. iva permalink
    Selasa, 18 Maret 2008 4:31 pm

    bagus bgt infonya…

  18. pink permalink
    Sabtu, 29 Maret 2008 2:35 pm

    Thats why….. cowok lebih sering selingkuh daripada cewek.. coz mereka cepat mati!!!!

  19. Senin, 21 April 2008 10:34 pm

    masuk diakal juga,karena wanita lebh lemah dari laki-laki
    laki-laki,maka pengorban laki2x lebih banyak dr
    wanita,n stamina ma makin tua makin menurun lo
    thank’s penjelasannya.

  20. Sabtu, 10 Mei 2008 10:37 pm

    “beberapa penelitian menunjukkan bahwa kompetisi memperebutkan betina bisa menguras energi para pejantan” oooh, ini yang menyebabkan saya stress dan bingung gara-gara urusan betina… berarti kalo saya ga cepet2 dapet pasangan bisa cepet mati dong?

    hfffff…. [single & looking]

  21. rieza permalink
    Selasa, 13 Mei 2008 1:34 pm

    emang dari sononya wanita tahan banting dari pada pria sebb wanita tidak egois dalam menjalani hidup di bandingkan pria yang rata-rata pemikir berat yang harus bepikir 2 kali dalam mengambil keputusan

  22. tamar permalink
    Kamis, 10 Juli 2008 1:43 pm

    wah bener tu cowok tu sok jagoan and sok segalanya itu yg membuat mereka cpt mati.buktinya sdh tau ngrokok bt penyakit ms aja udut trs.co kyk gini yg g sadar akan pentingnya kes.

  23. Kamis, 17 Juli 2008 12:50 am

    pantes, rasio pria:wanita jadi semakin berat sebelah.

  24. Selasa, 1 Desember 2009 8:16 am

    Wuaaahk jgn doonk,,
    Pria tuh penting banget di kehidupan gw…

    Gw sayang bgt mh bokap+pacar gw… Hehee😀

  25. Minggu, 28 Maret 2010 4:26 pm

    wow,,, dipikir-pikir si,, ada betul ya juga,,, tapi lo dilihat sekilas ke zaman bahola.. dmn laki-laki staiap hr bertani,,sementara si wanita di rumah doank,,, ko silaki-laki tetap tegar,, siwanita da sakit-sakitanya,,,pada hal kerja ya ngarawat anak aja sama pekerjaa, rumah..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: