Skip to content

Pria Pemboros = Pria Playboy?

Jumat, 26 Desember 2008

Dalam sebuah survey terhadap 400 orang yang dilakukan Daniel Kruger dari University of Michigan’s School of Public Health, ditemukan bahwa para responden pria yang lebih boros (jarang menabung atau malah sering berhutang) juga lebih sering berganti-ganti pasangan (dan lebih ingin mengencani lebih banyak wanita) dibanding para responden pria yang pengaturan keuangannya lebih konservatif.

Sementara itu, pada responden wanita tidak ditemukan korelasi antara perilaku konsumtifnya dengan kecenderungan berganti-ganti pasangan.

Bagaimana menurut anda? Punya pengalaman pribadi (atau hasil pengamatan orang lain) yang mendukung atau menyanggah temuan di atas?

clipped from www.livescience.com
Participants rated how much they agreed with three statements about their financial habits, such as “I always live within my income range,” and “Each income period, I set aside at least ten percent for savings.”

They also indicated marital status and sexual partners (their count for the past five years and number desired in the future).

Men who spent more (saved less) and who were more likely to shell out more than they earned reported having more sexual partners in the past five years and desired more future partners than other guys in the study.

Specifically, the 25 percent of men who were most conservative about spending had an average of three partners in the past five years and desired about one partner in the next five years. The 2 percent of men with the riskiest financial strategies had double those numbers.

For women, financial consumption wasn’t significantly related to past or future mates.
blog it
19 Komentar leave one →
  1. ngikngik permalink
    Jumat, 26 Desember 2008 6:33 am

    yaampun, masa sih??

  2. Rian Xavier permalink
    Jumat, 26 Desember 2008 9:25 am

    Hmm.. Baru tau juga. Hehehe. Untungnya saya ga boros.😛

  3. Jumat, 26 Desember 2008 10:01 pm

    err…

  4. Jumat, 26 Desember 2008 10:55 pm

    untung sayah perempuan *halah*:mrgreen:

  5. Sabtu, 27 Desember 2008 2:09 am

    Can’t really trust this result since:
    1. no information about other controlled variable beside marital status and sexual partner.
    2. it used correlation which means there is only relationship between the two variable (expenditure and sexual partner). Hence, measuring trend that might be affected by other factor load.
    3. No information about the measurement reliability.So, can’t really trust the measurement.
    4. the data analysis were reducing in nature since they categorized the sample into two categories (conservative and consumptive). The result might be different if they treat the data as continuous variable. the result might also be different if they used a multivariate analysis (considering the three statement ratings as each different variable)

    sekian komen agak sok tahu saya..he..he..
    Btw, blognya asik neh! ngasi informasi-informasi yang berguna..ikutin ah..

  6. Sabtu, 27 Desember 2008 9:25 am

    Mungkin pendapat tersebut tidak berlaku buat teman saya dan saya mbak.

    Nah, teman saya entu. Pelitnya minta ampun. Semua dihitung dengan cermat. Sampe² buat dirinya aja diabaikannya. Tapi mbak .. playboynya minta ampun. Bahkan ga pernah mau ngaku kalo sudah nikah😆

    Sebaliknya saya mbak .. borosnya minta ampun. Ga kuat ngelihat resto baru, pasti dicoba. Akhirnya badan jadi melar. Makan mulu🙂 .. tapi saya ga playboy koq mbak.
    *wink wink*😉
    *gedubrak*

  7. Sabtu, 27 Desember 2008 1:11 pm

    ummm….berarti kalo biar bisa jadi playboy (baca=disenengin banyak cewe), harus boros dulu ya mbak…

    tips infonya!😀

    hehe, salam kenal

  8. Minggu, 28 Desember 2008 7:38 pm

    Untung saya orang yang pelit. Bahkan suara pun pelit.😆

  9. Mbelgedez™ permalink
    Selasa, 30 Desember 2008 4:25 am

    Asyeeemmm………. :mrgreen:

  10. Rabu, 31 Desember 2008 6:51 am

    Tapi jikalau seseorang sudah berkeluarga pasti akan berkecenderungan untuk berhemat. Apalagi jikalau anggaran terbatas. Huehehe….. Yang jelas hukum alam ekonomi akan selalu ‘berlaku’ di sini….😀

  11. Nur Yulianto permalink
    Senin, 23 Februari 2009 2:39 pm

    Tidak semua begitu, contohnya saya

  12. linda permalink
    Senin, 30 Maret 2009 10:21 am

    untuk erander;
    berarti temen anda itu pria playboy yg mengunakan prinsip EKONOMI….

  13. nadia permalink
    Kamis, 9 April 2009 12:47 am

    saya punya teman cowok dia memang tidak playboy tapi pelitnya minta ampun,boro2 buat orang lain buat dirinya pun garing…kerjanya cuma tidur..bangun.

  14. Rabu, 6 Mei 2009 3:09 pm

    Hmmm…kalau dipikir pikir ada betulnya seh hehe..contohnya kakaknya adik gw :p

  15. Jumat, 15 Mei 2009 10:20 pm

    ya memeng pria lebih pemboros daipada wanita.akupun mengakuinya.
    bagemana sih biar kita ngga boros?

  16. Indah DPP permalink
    Jumat, 29 Mei 2009 5:20 pm

    Mungkin kaitannya seperti ini, pria boros adalah pria yang senang membelanjakan uangnya untuk keperluan konsumtif, playboy adalah pria yang senang atau sering mengkoleksi wanita2 dalam kesehariannya, dan biasanya pria playboy itu loyal sama wanita2nya. So sebenernya yang membuat pria menjadi boros adalah karena mereka playboy. Jadi bagaimana kalo tagline di atas kita tuker saja menjadi “Pria Playboy = Pria Pemboros” ^_^

  17. calvin chen permalink
    Rabu, 22 Juli 2009 11:15 pm

    lha . .
    gua cowo boros . .
    tapi , ,
    kaga kya gtu dah , ,
    pha gua beda habitat n jenis , ,
    kalee ajee . .

  18. Selasa, 10 Mei 2011 5:04 pm

    Tidak semua pria begitu. Not with me

Trackbacks

  1. Dari Redaksi: Tahun Baru, Blog Baru « POPsy! - Jurnal Psikologi Populer

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: